Skip to main content

inovasi aclt untuk petani


ACLT tidak hanya mendampingi petani disektor pertanian tetapi damping diholtikultura didesa bangun jaya selain menanam mentimun dia juga budidaya daun bawang, kalau dia mengikuti rekan-

rekannya yang lain tanam sayur, dia merasa rugi karena harga jual menurun dipasar tomoni, kata DWI kemarin saat tanam sayur kangkung hanya dihargai Rp. 500 perikat, dipasar tomoni kalau saya 

hitung dari biaya produksi hingga panen merugi, makanya saya beralih budidaya mentimun dan daun bawang, karena diwilayah sini belum ada yang budidaya bawang, pasarnya juga banyak peminatnya 

baik dari penjual martabak dan pedagang keliling dipasar tomoni, penjualannya tiga batang bawang harga Rp 2500. mudah-mudahan dengan inovasi ini dapat mengangkat ekonomi keluarga saya. 

selama ini saya hanya ikut-ikutan teman tanam sayur namun sekarang saya punya inisiatif sendiri dalam bercocok tanam, apalagi peluangnya sangat bagus dipasaran. dan saya berterima kasih kepada 

rekan- aclt yang telah dampingi budidaya kami  dan memberikan pupuk AGRI-M, semoga aclt jaya selalu diluwu timur 


Comments

Popular posts from this blog

sulit dapat pupuk aclt berikan gratis pupuk cair AGRI-M

aclt. 7/11/2017. petani yang kesulitan mendapatkan pupuk akhirnya diberikan pupuk cair gratis oleh organisasi agriculture community luwu timur, dengan kondisi saat ini sangat sulit mendapatkan pupuk . kata karmio mengatakan luas lahan saya 1/2 Ha dan padi saya hanya dipupuk satu kali hanya menggunakan urea, dengan kondisi saat ini saya bingung kemana saya harus mendapatkan pupuk lagi dan harus mengeluh kesiapa, tuturnya saat bersama ACLT dilokasi persawahannya, dengan keluhan tersebut kami merasa terpanggil untuk saling membantu kepetani. menjelang hari ulang tahun aclt yang ke 6, memang kami memiliki program bagikan pupuk kepetani secara gratis agar petani dalam berbudidaya padi dapat mengenal organik dan dengan sendirinya petani akan sadar bahaya menggunakan pupuk kimia yang berlebih.

fenomena PETANI dalam budidaya kakao

banyak fenomena yang dialami para petani khususnya dalam budidaya tanaman kakao, dari saat olah lahan, penanamanm perawatan hingga pasca panen, yang sangat disayangkan setelah petani akan memetik hasil harga biji kakao turun drastis yang diakibatkan biji kakao dipabrik melimpah, hingga saat ini harga kakao turun hingga Rp.15.000/Kg yang awalnya mencapai Rp. 35.000/Kg, inilah yang perlu diperhatikan pemerintah bagaimana mengupayakan agar hasil produksi pertanian tidak turun disaat petani panen raya,

hasil pengamatan padi varietas cisantana

pendampingan petani yang dilakukan oleh ACLT ( agriculture Community Luwu Timur ) 5/9/2012. pada lahan pak Paiman, dalam pengamatan padi sampai 17/11/2017 : hama :            umur padi 30 HST : Tikus, Ulat Penggulung Daun            umur padi 45 HST : Tikus, Ulat Penggerek batang Penyakit : - cara pengendalian : Hama Tikus : pengomporan pada lubang tikus                        pengendalian hayati Ulat Penggulung daun :  penyemprotan telur untuk mengendalikan populasi telur ulat                                         penggulung  daun, penyemprotan rendaman tembakau,daun sirsak,                                         daun gamal, deterjen, dan minyak ...