Skip to main content

memanfaatkan keong emas jadi Pupuk organik cair

KEONG EMAS, tidak asing kita dengar dimasyarakat, khususnya para petani padi, siput ini tergolong hama penggangu pada tanaman padi, karena sebagai pengganggu siput ini langsung dibasmi dengan menggunakan Zat kimia, padahal hama ini dapat dimanfaatkan untuk penggunaan pupuk organik cair sebagai nutrisi tanaman, cara membuatnya :
1. pecahkan keong emas dari cangkangnya dan ambil daging keong tersebut
2. siapkan jerigen 5 liter sebagai wadah untuk fermentasi
3. siapkan POC AGRI-M sebagai mikroorganisme pengurai
4. siapkan gula pasir secukupnya
    setelah itu masukan keong emas kedalam jerigen, berikan gula pasir secukupnya serta masukan POC AGRI-M kedalam jerigen, tutup jerigen hingga rapat, buka penutup jerigen tiap hari lakukan fermentasi hingga matang terlihat keong emas hancur dan tidak berbau apek, POC siap digunakan.

Comments

Popular posts from this blog

sulit dapat pupuk aclt berikan gratis pupuk cair AGRI-M

aclt. 7/11/2017. petani yang kesulitan mendapatkan pupuk akhirnya diberikan pupuk cair gratis oleh organisasi agriculture community luwu timur, dengan kondisi saat ini sangat sulit mendapatkan pupuk . kata karmio mengatakan luas lahan saya 1/2 Ha dan padi saya hanya dipupuk satu kali hanya menggunakan urea, dengan kondisi saat ini saya bingung kemana saya harus mendapatkan pupuk lagi dan harus mengeluh kesiapa, tuturnya saat bersama ACLT dilokasi persawahannya, dengan keluhan tersebut kami merasa terpanggil untuk saling membantu kepetani. menjelang hari ulang tahun aclt yang ke 6, memang kami memiliki program bagikan pupuk kepetani secara gratis agar petani dalam berbudidaya padi dapat mengenal organik dan dengan sendirinya petani akan sadar bahaya menggunakan pupuk kimia yang berlebih.

fenomena PETANI dalam budidaya kakao

banyak fenomena yang dialami para petani khususnya dalam budidaya tanaman kakao, dari saat olah lahan, penanamanm perawatan hingga pasca panen, yang sangat disayangkan setelah petani akan memetik hasil harga biji kakao turun drastis yang diakibatkan biji kakao dipabrik melimpah, hingga saat ini harga kakao turun hingga Rp.15.000/Kg yang awalnya mencapai Rp. 35.000/Kg, inilah yang perlu diperhatikan pemerintah bagaimana mengupayakan agar hasil produksi pertanian tidak turun disaat petani panen raya,

hasil pengamatan padi varietas cisantana

pendampingan petani yang dilakukan oleh ACLT ( agriculture Community Luwu Timur ) 5/9/2012. pada lahan pak Paiman, dalam pengamatan padi sampai 17/11/2017 : hama :            umur padi 30 HST : Tikus, Ulat Penggulung Daun            umur padi 45 HST : Tikus, Ulat Penggerek batang Penyakit : - cara pengendalian : Hama Tikus : pengomporan pada lubang tikus                        pengendalian hayati Ulat Penggulung daun :  penyemprotan telur untuk mengendalikan populasi telur ulat                                         penggulung  daun, penyemprotan rendaman tembakau,daun sirsak,                                         daun gamal, deterjen, dan minyak ...