Skip to main content

cara budidaya sayur kangkung

Cara Budidaya Sayur Kangkung


saat ini sangat mudah dalam hal berbudidaya sayur kangkung organik, adapun yang dapat dilakukan adalah :
bahan :
            1. Benih Kangkung sesuai kebutuhan
Alat :
            1. Cangkul
            2. Tali
            3. Meteran
            4. Tangki semprot
            5. sabit

cara budidaya :
1. buat bedengan
   - lakukan pencangkulan pada tanah dan buat guludan serta gemburkan tanah. dengan ukuran 1x 2 Meter        atau lebih sesuai kondisi lahan.
   - setelah jadi guludan atau bedengan yang diinginkan biarkan kurang lebih 3 hari
2. Siapkan benih kangkung
    - sebaiknya gunakan benih yang berkualitas daya kecambahnya
3. Penanaman
    - sebelum benih ditanam sebaiknya lahan ditugal atau dibuat lubang garis dengan menggunakan kayu
    - masukan benih kelubang tersebut 2 biji/lubang
4. Perawatan
    - setelah benih tumbuh kurang lebih 10 hari setelah tanam sebaiknya dipupuk menggunakan kompos atau
       menggunakan pupuk kandang.
    - setelah pemberian pupuk kompos 3 hari kemudian semprot menggunakan pupuk organik cair AGRI-M
      agar pertumbuhan tanaman subur. setelah umur 25 hari tanaman sayur dapat dipanen.

Comments

Popular posts from this blog

cara mengendalikan hama ulat grayak pada tanaman padi

umur padi 18 HST ( hari setelah tanam ) adapun hama yang ada pada tanaman padi varietas cintana adalah ulat grayak, cara mengendalikannya dengan insektisida nabati, yang sangat ampuh untuk mengendalikan hama secara alami, adapun cara membuatnya : insektisida nabati : bahan     1. tembakau 1kg     2. sabun colek atau rinso 5 sendok     3. agri-m 200 mll     4. air alat    1. jerigen 5 liter cara membuat          bahan yang telah disiapkan dimasukan kedalam jerigen dan rendam -+ 1 hari satu malam, atau lebih, jika akan digunakan saringlah bahan tersebut yang telah direndam dan siap digunakan, dosis 400 Mll/ tangki sebaiknya lakukan penyemprotan 7 hari sekali agar tanaman selalu terjaga dari serangan hama ulat grayak.

fenomena PETANI dalam budidaya kakao

banyak fenomena yang dialami para petani khususnya dalam budidaya tanaman kakao, dari saat olah lahan, penanamanm perawatan hingga pasca panen, yang sangat disayangkan setelah petani akan memetik hasil harga biji kakao turun drastis yang diakibatkan biji kakao dipabrik melimpah, hingga saat ini harga kakao turun hingga Rp.15.000/Kg yang awalnya mencapai Rp. 35.000/Kg, inilah yang perlu diperhatikan pemerintah bagaimana mengupayakan agar hasil produksi pertanian tidak turun disaat petani panen raya,

carikan solusi produksi merica meningkat harga anjlok

saat ini para petani gencar dalam hal budidaya merica, baik secara perdu maupun secara tajar/ atau tiang rambat karena tergiur dengan harga yang sangat fantastik namun tidak heran bayak petani merica yang menjual lahannya karena susah dalam berbudidaya merica apalagi yang non skill yang hanya ikut arusnya isu tentang merica. apalagi harga merica hanya Rp. 65. 000/Kg yang awalnya mencapai Rp. 150.000/ Kg, sangat disayangkan jika sudah terjadi seperti ini. lantas langkah apa yang dilakukan pemerintah setempat pemda luwu timur setelah terjadi seperti ini ??? belum ada solusi yang dapat diambil hingga hari ini.