Skip to main content

CARA MEMBUAT PUPUK N

mengatasi kelangkaan pupuk sebaiknya kita memiliki inovasi agar tidak kaget dikala ada kelangkaan pupuk. banyak bahan lokal disekeliling kita yang tidak kita sadari memiliki manfaat luar biasa untuk budidaya tanaman padi.

seperti yang dialami petani saat ini dimana- mana langka pupuk mari kita merenung sejenak dengan kondisi lingkungan kita,
1. apakah lahan yang kita tanami setiap musim mengalami kerusakan selama menggunakan kimia yang berlebih ?
2. apakah selama menggunakan kimia berlebih produksi padi kita meningkat?
3. apakah selama menggunakan kimia berlebih lingkungan kita sehat?
4. apakah menggunakan kimia berlebih menekan populasi hama penyakit?
5. apakah selama kita menggunakan kimia, beras yang kita konsumsi sehat?
 nah dari sanalah kita membuat trobosan bagaimana mengurangi penggunaan pestisida, fungisida dan pupuk padat kimia, salah satunya memanfaatkan materaial lokal yang ada contohnya :

1. mengumpulkan rerumputan atau babadotan dan daun gamal sebagai nutrisi Nitrogen alami

cara membuat kompos :

1. bahan tersebut dicacah sampai halus dan di campur kotoran hewan ( sapi, Kambing, ayam )
2. masukan kedalam kantung plastik yang kedap udara.
3. siram dengan AGRI-M secara merata.
4. biarkan beberapa hari kedalam kantung plastik dan buka/angin-anginkan,
    setelah dibuka kantung plastik ditutup kembali.
5. pengomposan dilakukan 15 hari baru dapat digunakan

Comments

Popular posts from this blog

hasil pengamatan padi varietas cisantana

pendampingan petani yang dilakukan oleh ACLT ( agriculture Community Luwu Timur ) 5/9/2012. pada lahan pak Paiman, dalam pengamatan padi sampai 17/11/2017 : hama :            umur padi 30 HST : Tikus, Ulat Penggulung Daun            umur padi 45 HST : Tikus, Ulat Penggerek batang Penyakit : - cara pengendalian : Hama Tikus : pengomporan pada lubang tikus                        pengendalian hayati Ulat Penggulung daun :  penyemprotan telur untuk mengendalikan populasi telur ulat                                         penggulung  daun, penyemprotan rendaman tembakau,daun sirsak,                                         daun gamal, deterjen, dan minyak ...

fenomena PETANI dalam budidaya kakao

banyak fenomena yang dialami para petani khususnya dalam budidaya tanaman kakao, dari saat olah lahan, penanamanm perawatan hingga pasca panen, yang sangat disayangkan setelah petani akan memetik hasil harga biji kakao turun drastis yang diakibatkan biji kakao dipabrik melimpah, hingga saat ini harga kakao turun hingga Rp.15.000/Kg yang awalnya mencapai Rp. 35.000/Kg, inilah yang perlu diperhatikan pemerintah bagaimana mengupayakan agar hasil produksi pertanian tidak turun disaat petani panen raya,

pendapat petani binaan aclt

         Dari tahun 2012 aclt memperkenalkan tentang padi organik, inilah salah satu petani binaan aclt yang bernama pak DARMADI yang tinggal di desa mekarsari, kec. kalaena, kab. luwu timur, saat itu beliau belum kenal apa itu organik,??? dengan berjalannya waktu organik beliau kenal hingga saat ini kurang lebih 14 musim beliau bersama aclt, walau belum ada dukungan dari PEMDA luwu timur, aclt terus bergerak memperkenalkan organik demi masyarakat kab. luwu timur pentingnya konsumsi beras yang sehat. pendapat pak darmadi            aclt ( agriculture community luwu timur ) memang ok dalam hal pendampingan petani semoga tambah sukses, terus berjuang dan tetap semangat.